Oooh, life goes on, and it’s only gonna make me strong
Its a fact, once you get on board say goodbye cuz you can’t go back
Oooh, it’s a fight, and I really wanna get it right
Where I’m at, is my life before me, got this feeling that I can’t go back
Sepenggal lirik penyanyi country idola, Leann Rimes di atas mungkin tepat kusenandungkan saat menulis coretan ini. Itulah yang kualami saat beberapa hari ini. Praktis dalam beberapa hari ini saya ditinggali oleh segudang proyek besar yang harus rampung dalam semingu ini. Otak dan otot seakan tak tahu harus berbuat apa. Padahal ada 8 proyek besar berkaitran dengan kuliah dan sisanya sekitar 5 proyek diluar kuliah yang harus mendapat perhatian juga. Jika diibaratkan dengan kuadran yang biasa kita ktahui sejatinya saya sedang mengerjakan antara kuadran penting mendesak dan di lain sisi kuadran yang penting tak mendesak juga menjadi perhatian. Sejak jumat sebenarnya saya memutuskan untuk mundur sejenak dari rutinitas dan mencoba memanjakan otak dan otot untuk berelaksasi sejenak saat libur idul adha. Praktis pada pada hari libur saya gunakan secara efektif untuk merelaksaskan tubuh ini yang harapanya setelah itu akan aktif melanjutkan dedikasi kembali. Baca entri selengkapnya »

Selalu ada hikmah dalam setiap kejadian. Itulah romantika yang saya alami. Menjadi manusia lugu yang mempunyai segudang obsesi adalah sebuah branding yang saya tetapkan. Ada banyak peristiwa, kesmpatan yang mungkin patut diorganisasikan menjadi suatu kumpulan database atau saya lebih suka menyebutnya dengan knowledge management. Untuk hal yang satu itu saya memang sangat concern. Meskipun hambatan berupa rutinitas yang cukup menyita energi membuat bebrapa kompetensi tersebut hanya menjadi tumpukan konsep yang berlabuh di otak, buku agenda, bahkan note ponsel. Semua masterpiece atau blueprint yang lahir dari otak ini masih belum regal mendapatkan jalannya untuk terwujud sesuai idealnya.



