Hari ini banyak sekali yang terpikirkan di benak ini sehingga saya mencoba menuangkannya dalam coretan digital lewat blog ini. sebenarnya sudah lama ada hal yang ingin saya kemukan lewat tulisan, namun entah mengapa selalu saja kesulitan dalam membahasakan yang pas. Saya jadi berpikir apakah ini yang namanya tacit knowledge seperti apa yang selama ini diungkapakan dalam konsep knowledge management atau KM. Suatu pengetahuan yang dapat dirasakan dan diraba namun tidak dapat dilihat secara nyata dalam bentuk dokumentasi, hanya lebih efektif jika dirasakan sebagai pengetahuan dalam benak. Namun apapun ini, saya harus tetap mencoba menyampaikannya.
Pertama yang menjadi sorotan saya adalah tentang KM sendiri. Saya baru sadar bahwa memang benar bahwa istilah knowledge management ini sangat awam. Walaupun sudah muncul sekitar tahun 1995, namun ketika konsep tersebut dilontarkan kepada mereka yang berusia sekitar 20-an kebawah pasti kebingungan. Saya sendiri entah dari mana bisa begitunya kesengsem dengan konsep ini sejak SMA. Hanya baru saja mendapatkan pemicu untuk mengulasnya sejak pak Romi getol memberi inspirasi tentang image branding dan tebar pesona keshalehan lewat dunia maya. Apakah terlalu susah untuk memahami KM? tidak juga tuh. Setelah saya mengetikkan keyword KM dalam mbah google, hasilnya sungguh fantastik. Saya dapat mengetahui banyak wujud dari definisi KM.

membuat sistem poligami secara cantik itulah yang patut diperjuangkan 



