Saya Punya Ide…

lightbulb-idea1Beberapa waktu ini saya disibukkan oleh banyak hal yang membutuhkan penanganan cukup serius. Saya sempat termenung ketika melihat sudut ruangan tempat dimana biasanya segala aktivitas saya lakukan di sana. Selalu saja yang muncul adalah sejumlah gagasan yang berseliweran tentang bagaimana caranya membuat sebuah terobosan dalam hidup, tempat aktivitas (kampus), garda banyu biru, serta branding pribadi yang merupakan dasar karier nantinya. Inilah alasan utama kenapa banyak ide yang berterbangan di otak ini yang ingin diwujudkan, tapi sayangnya jarang mendapat tempat atau bahkan harus kontroversi dulu.

Apa sebenarnya pokok permasalahannya? Apa idenya jelek? tidak juga. Buktinya tanggapan secara eksplisit selalu positif. Hanya yang mengherankan mengapa begitu susah untuk mereka mengerti. Banyak ide bagus dan brilian namun justru tak dilakukan dengan benar. Kalau sudah begitu, ide yang bagus tadi akan terbuang dengan percuma.

Sungguh sayang dan ingin berteriak rasanya, ide itu hanya terpendam di kepala. Namun dari pengalaman Pitching sebuah ide yang pertama kali di depan jajaran petinggi universitas yang lalu, laksana melakukan sebuah pitching tender besar seperti di dunia korporasi. Saya merenungi dan membawa pesan yang dapat jadi sebuah tip bagi anda sekalian. Olala… intinya cara kutu kupret yang sok berani dalam mengutarakan ide itu lebih penting daripada ide itu terendap. Kalaupun toh banyak pertentangan dan kontroversi, ya inilah pembelajaran hidup. Sampai kapan kita akan berada di atas menara gading, kalau gak pernah mau turun ke bumi untuk melihat dunia yang sesungguhnya patuh pada rutinitas yang itu-itu aja.hehe:)

Baca entri selengkapnya »

Personal Branding di Republik Facebook

facebookSaya tertarik ketika membaca artikel ringan di majalah Marketing berjudul Demokrasi Pasar di Republik Facebook yang ditulis oleh Mas Andre Vincent Wenas. Nah, bukan bermaksud untuk menambah daftar panjang diskusi politi atau bahkan polemik tentang demokrasi yang terjadi di Indonesia, saya justru ingin mengajak dan melihat bagaimana dunia ini memang sudah didatarkan oleh kekuatan-kekuatan konvergensi global. Saya sempat menyinggung masalah ini dalam artikel tentang era dunia datar . Saya rasa bahwa tujuan dan esensi nantinya akan kembali lagi dengan apa yang namanya kebutuhan personal branding atau bahasa kutu kupretnya adalah tebar pesona dan keshalehan lewat duni maya. Untuk hal yang satu ini mudah-mudahan dapat “menggoda” para pribadi, dosen, mahasiswa, atau bahkan sesame kutu kupret untuk mencoba “menjlentrehkan” kenarsistikannya lewat personal branding dunia maya. Apa saja itu? Yuk kita bahas yuk….

Jika ditanya siapa di antara anda yang tidak punya account di Facebook, Friendster, Linkdln, dan lain2nya? Kalau belum pun toh gak masalah dan gak bakal dikejar oleh petugas KPK atau petugas pajak yang belakangan memang sedang gencar kejar target. Konon pengguna Facebook di Indonesia sudah mencapai angka 1 juta. Inilah bentuk republik virtual yang paling demokratis di dunia karena setiap dari kita bebas keluar masuk menentukan apakah mau berpartisipasi (add/confirm) atau keluar (remove/delete) dari “Negara kota” ini.

Baca entri selengkapnya »

Senandung Kebanggaan di 3,5 yang Spesial

35,freeHari ini banyak sekali yang terpikirkan di benak ini sehingga saya mencoba menuangkannya dalam coretan digital lewat blog ini. sebenarnya sudah lama ada hal yang ingin saya kemukan lewat tulisan, namun entah mengapa selalu saja kesulitan dalam membahasakan yang pas. Saya jadi berpikir apakah ini yang namanya tacit knowledge seperti apa yang selama ini diungkapakan dalam konsep knowledge management atau KM. Suatu pengetahuan yang dapat dirasakan dan diraba namun tidak dapat dilihat secara nyata dalam bentuk dokumentasi, hanya lebih efektif jika dirasakan sebagai pengetahuan dalam benak. Namun apapun ini, saya harus tetap mencoba menyampaikannya.

Pertama yang menjadi sorotan saya adalah tentang KM sendiri. Saya baru sadar bahwa memang benar bahwa istilah knowledge management ini sangat awam. Walaupun sudah muncul sekitar tahun 1995, namun ketika konsep tersebut dilontarkan kepada mereka yang berusia sekitar 20-an kebawah pasti kebingungan. Saya sendiri entah dari mana bisa begitunya kesengsem dengan konsep ini sejak SMA. Hanya baru saja mendapatkan pemicu untuk mengulasnya sejak pak Romi getol memberi inspirasi tentang image branding dan tebar pesona keshalehan lewat dunia maya. Apakah terlalu susah untuk memahami KM? tidak juga tuh. Setelah saya mengetikkan keyword KM dalam mbah google, hasilnya sungguh fantastik. Saya dapat mengetahui banyak wujud dari definisi KM.

Baca entri selengkapnya »

Bukan Tentang Poligami atau Bahkan Berbagi Suami

Jika ditanya bagaimana rasanya berbagi suami tentunya saya tidak bisa merasakannya. Masa jeruk makan jeruk. Makanya poligami sangat digemari oleh para lelaki. namun bagaimanaberbagisuami membuat sistem poligami secara cantik itulah yang patut diperjuangkan :) . Asal jangan sampai menjadi tren saja. Bagi anda para wanita, saya akan memperkenalkan ELS yang merupakan teman baru dari KM yang dalam postingan lalu telah saya kenalkan. Nah mungkin bisa menjadi alternatif anda sebelum memutuskan untuk mau di madu oleh lelaki.

Kalaupun hasilnya berbeda selepas anda membaca ini, ya apa boleh buat kesalahan bukan pada penulis. Aktivitas berbagi sesuatu memang mengasyikkan dan menyenangkan. Karena itu tahan nafsu anda untuk berbagi seuasai membaca tulisan ini dan marilah bergegas mempraktikkannya !

Dalam beberapa postingan saya yang lampau saya pernah memperkenalkan KM dengan personifikasi wajah tampan. Namun KM tidak hanya menawarkan pesona itu. Ia dapat membantu anda juga dalam mencarikan apa yang anda inginkan. Nah sekarang muncul teman baru dari KM, namanya ELS. Siapakah dia?

Baca entri selengkapnya »

Dare to be Dynamic (versi ekak)

knowledge_head_sSelalu ada hikmah dalam setiap kejadian. Itulah romantika yang saya alami. Menjadi manusia lugu yang mempunyai segudang obsesi adalah sebuah branding yang saya tetapkan. Ada banyak peristiwa, kesmpatan yang mungkin patut diorganisasikan menjadi suatu kumpulan database atau saya lebih suka menyebutnya dengan knowledge management. Untuk hal yang satu itu saya memang sangat concern. Meskipun hambatan berupa rutinitas yang cukup menyita energi membuat bebrapa kompetensi tersebut hanya menjadi tumpukan konsep yang berlabuh di otak, buku agenda, bahkan note ponsel. Semua masterpiece atau blueprint yang lahir dari otak ini masih belum regal mendapatkan jalannya untuk terwujud sesuai idealnya.

Di tengah kecemasan jika nanti akan kehilangan ribuan data di brainware, saya mulai menata kembali beberapa ide yang telah berserakan dalam dan terimplementasi secara terpisah-pisah. Saya mencoba menyatukannya kembali dalam sebuah sistem yang sistematis dimana harapannya semua orang dapat menggunakannya atau minimal terispirasi darinya. Saya sendiri bingung karena masih belum punya waktu yang tepat untuk memulai itu. Resiko profesi menghalangi saya untuk cepat membuat knowledge management ala Banyu Biru. Bagaimana tidak, praktis tiap harinya selalu ada saja yang harus saya selesaikan. Walaupun tuntutan itu bukan sebuah kompetensi yang memberikan feedback cukup signifikan, namun yang menjadi orintasi saya adalah investasi jangka panjang. Jika anak yang lain berusaha mengejar nilai nominal baik secara akademis maupun materil, saya justru berbeda. :) Baca entri selengkapnya »

Aku Telah Hidup 200 Tahun

jumper Akhirnya saya dapat juga merasakan hidup lebih 200 tahun. Kalau pak Romi pernah bilang dia telah hidup 600 tahun memang wajar. Beliau jam terbangnya bukan lagi sekelas Hayden Christensen dalam film Jumper tapi mungkin yang lebih tepat sudah seperti Wolverine yang tak diketahui berapa usianya. Ya, saya berhasil membuktikan sebuah tips agar dapat hidup lebih 200 tahun. 200 tahun dulu lah, nanti jika ada kesempatan lagi saya akan tambah umur saya lebih 1000 tahun lagi. Saya bahkan juga bisa berpindah lokasi secara cepat layaknya jagoan pada film The Jumper. Anda benar. Saya juga dapat memainkan waktu sesuka saya untuk dapat menjadi peran yang berbeda di belahan dunia apapun yang saya mau.

Baru saja saya ikut mengantar kedatangan Ayatollah Khomeini dari pengasingannya di Paris kembali ke negerinya Iran. Saya juga turut menyaksikan revolusi Iran tahun 1979 bersamaan juga diusirnya Reza Pahlevi di kerajaan Iran. Ayatollah Khomeini yang saat itu ikut andil besar dalam revolusi Iran adalah figure yang membebaskan orde hedonisme pemerintahan Pahlevi yang didukung oleh Amerika. Begitu jelas juga saya menyaksikan Iran berubah menjadi satu-satunya Negara arab yang menjadi Republik Islam dari sebelumnya yang menganut sistem monarki. Saya juga berada di samping Mahmod Ahmadinejad ketika ia menjadi seorang wali kota Teheran yang tiap jam 9 malam selalu berpatroli sendiri melihat apakah kotanya sudah aman. begitu pun tahun 2005 ketika ia menjadi kandidat tak terduga calon presiden Iran mengalahkan Rafsanjani kala itu. Baca entri selengkapnya »

The World is Flat (versi renungan)

Ketika akhirnya resmi bergabung dalam tim pengembang website universitas Ma Chung, mata saya dibukakan akan satu hal yang tak pernah terpikirkan selama ini. ternyata informasi dan komunikasi sekarang ini telah berada pada tataran paling menentukan dalam kehidupan manusia. Terlepas dari apapun struktur negaranya, kompetensi itu tidak boleh tidak harus dimiliki jika ingin tetap eksis di dunia ini :)

Kenapa saya akhir-akhir ini jadi getol dengan apa yang namanya image branding di dunia maya padahal saya bukan orang teknologi, saya hanya manusia fana yang lugu di jalan para dedikator :) serta mulai sedikit-sedikit mempelajari web 2.0 tidak lain karena beberapa jargon di dunia IT seolah telah memcumbu jiwa ekonomi manajemen saya. Jadi saya mengimani bahwa benar bahwa era dunia datar telah tiba. Sense of branding & marketing ini berpadu dengan daya pikat web 2.0 membuat seolah bagai sepasang kekasih yang mendapatkan restu untuk segera melangsungkan sebuah ikatan suci. Begitulah analogi yang saat ini kurasakan.

Baca entri selengkapnya »