Cara Lugu Menyikapi Gap Antara IPK Tinggi dan IPK Unggul

family-guy-fightMenyikapi gap antara akademisi dan industri sebelumnya adalah hal yang perlu dikaji untuk mengetahui apakah pentingnya “pendidikan”. Gap tersebut pada intinya merupakan masalah turun-temurun yang belum begitu nyata pemecahan dan solusinya. Masalahnya antara akademisi dan industry selalu berkaitan dalam hal dasar pendidikan. Ya, pendidikan yang merupakan investasi terbesar untuk menemkan satu pemecahan masalah itu sendiri.

Nah, apa yang terjadi selanjutnya adalah gap tersebut lebih mengarah lebih sempit lagi kepada gap yang berada di dunia pendidikan sendiri khususnya pendidikan tingggi.
Bila dilihat dari kapasitas yang dibutuhkan dunia manapun adalah SDM yang unggul, mereka yang mempunyai perbedaan dari kebanyakan manusia lainnya. Itulah mengapa yang namanya pemimpin sangat sedikit. Oleh Karena itu dalam dunia pendidikan ada sebuah benchmark atau tolak ukur untuk mengukur tingkat kapasitas pendidikan seseorang. Baca entri selengkapnya »

Senandung Kebanggaan di 3,5 yang Spesial

35,freeHari ini banyak sekali yang terpikirkan di benak ini sehingga saya mencoba menuangkannya dalam coretan digital lewat blog ini. sebenarnya sudah lama ada hal yang ingin saya kemukan lewat tulisan, namun entah mengapa selalu saja kesulitan dalam membahasakan yang pas. Saya jadi berpikir apakah ini yang namanya tacit knowledge seperti apa yang selama ini diungkapakan dalam konsep knowledge management atau KM. Suatu pengetahuan yang dapat dirasakan dan diraba namun tidak dapat dilihat secara nyata dalam bentuk dokumentasi, hanya lebih efektif jika dirasakan sebagai pengetahuan dalam benak. Namun apapun ini, saya harus tetap mencoba menyampaikannya.

Pertama yang menjadi sorotan saya adalah tentang KM sendiri. Saya baru sadar bahwa memang benar bahwa istilah knowledge management ini sangat awam. Walaupun sudah muncul sekitar tahun 1995, namun ketika konsep tersebut dilontarkan kepada mereka yang berusia sekitar 20-an kebawah pasti kebingungan. Saya sendiri entah dari mana bisa begitunya kesengsem dengan konsep ini sejak SMA. Hanya baru saja mendapatkan pemicu untuk mengulasnya sejak pak Romi getol memberi inspirasi tentang image branding dan tebar pesona keshalehan lewat dunia maya. Apakah terlalu susah untuk memahami KM? tidak juga tuh. Setelah saya mengetikkan keyword KM dalam mbah google, hasilnya sungguh fantastik. Saya dapat mengetahui banyak wujud dari definisi KM.

Baca entri selengkapnya »

Life Goes On (Versi Kampus)

candels2Oooh, life goes on, and it’s only gonna make me strong
Its a fact, once you get on board say goodbye cuz you can’t go back
Oooh, it’s a fight, and I really wanna get it right
Where I’m at, is my life before me, got this feeling that I can’t go back

Sepenggal lirik penyanyi country idola, Leann Rimes di atas mungkin tepat kusenandungkan saat menulis coretan ini. Itulah yang kualami saat beberapa hari ini. Praktis dalam beberapa hari ini saya ditinggali oleh segudang proyek besar yang harus rampung dalam semingu ini. Otak dan otot seakan tak tahu harus berbuat apa. Padahal ada 8 proyek besar berkaitran dengan kuliah dan sisanya sekitar 5 proyek diluar kuliah yang harus mendapat perhatian juga. Jika diibaratkan dengan kuadran yang biasa kita ktahui sejatinya saya sedang mengerjakan antara kuadran  penting mendesak dan di lain sisi kuadran yang penting tak mendesak juga menjadi perhatian. Sejak jumat sebenarnya saya memutuskan untuk mundur sejenak dari rutinitas dan mencoba memanjakan otak dan otot untuk berelaksasi sejenak saat libur idul adha. Praktis pada pada hari libur saya gunakan secara efektif untuk merelaksaskan tubuh  ini yang harapanya setelah itu akan aktif melanjutkan dedikasi kembali. Baca entri selengkapnya »

Dare to be Dynamic (versi ekak)

knowledge_head_sSelalu ada hikmah dalam setiap kejadian. Itulah romantika yang saya alami. Menjadi manusia lugu yang mempunyai segudang obsesi adalah sebuah branding yang saya tetapkan. Ada banyak peristiwa, kesmpatan yang mungkin patut diorganisasikan menjadi suatu kumpulan database atau saya lebih suka menyebutnya dengan knowledge management. Untuk hal yang satu itu saya memang sangat concern. Meskipun hambatan berupa rutinitas yang cukup menyita energi membuat bebrapa kompetensi tersebut hanya menjadi tumpukan konsep yang berlabuh di otak, buku agenda, bahkan note ponsel. Semua masterpiece atau blueprint yang lahir dari otak ini masih belum regal mendapatkan jalannya untuk terwujud sesuai idealnya.

Di tengah kecemasan jika nanti akan kehilangan ribuan data di brainware, saya mulai menata kembali beberapa ide yang telah berserakan dalam dan terimplementasi secara terpisah-pisah. Saya mencoba menyatukannya kembali dalam sebuah sistem yang sistematis dimana harapannya semua orang dapat menggunakannya atau minimal terispirasi darinya. Saya sendiri bingung karena masih belum punya waktu yang tepat untuk memulai itu. Resiko profesi menghalangi saya untuk cepat membuat knowledge management ala Banyu Biru. Bagaimana tidak, praktis tiap harinya selalu ada saja yang harus saya selesaikan. Walaupun tuntutan itu bukan sebuah kompetensi yang memberikan feedback cukup signifikan, namun yang menjadi orintasi saya adalah investasi jangka panjang. Jika anak yang lain berusaha mengejar nilai nominal baik secara akademis maupun materil, saya justru berbeda. :) Baca entri selengkapnya »

Perkenalkan, namanya KM (1)

shake_hand_guy2 Ketika melihat, mendengar dan merasakan, ada benang merah yang ternyata dapat kita tarik. Ketiga aktivitas tersebut merupakan pengolahan minimal pancaindera inti manusia. Nah trus apa hubungannya dengan tulisan yang akan anda sedang baca sekarang. Setidaknya tulisan ini adalah sinergi dari panca indera saya antara peraba yang diwakili oleh jari saat mengetik, penglihatan yang  diwakilkan oleh mata saat harus membuka beberapa referensi dan coretan ide saya dalam notes hitam kesayangan, serta pendengaran yang diwakilkan oleh telinga saat menulis. Kebetulan saja saat ini tak melibatkan sama sekali indera terakhir itu. Namun tetap saja gosip tetangga sebelah bisa jadi termasuk salah satu inspirasi tulisan ini. Nah. Kemudian saya menyebutkan sinergi indera tersebut sebagai indera baru yang saya beri nama indera personal branding ( :) gaya klasik muncul lagi). Semoga indera yang sedang berkenalan dengan anda sekarang ini cukup dapat menghipnotis anda selama kurang lebih llima menit ke depan. JIka belum, jangan khawatir, mumpung saya lagi baik karena lagi kesengsem dengan bahasan kali ini maka akan ada sekuelnya di beberapa postingan ke depan.

Baca entri selengkapnya »

Aku Telah Hidup 200 Tahun

jumper Akhirnya saya dapat juga merasakan hidup lebih 200 tahun. Kalau pak Romi pernah bilang dia telah hidup 600 tahun memang wajar. Beliau jam terbangnya bukan lagi sekelas Hayden Christensen dalam film Jumper tapi mungkin yang lebih tepat sudah seperti Wolverine yang tak diketahui berapa usianya. Ya, saya berhasil membuktikan sebuah tips agar dapat hidup lebih 200 tahun. 200 tahun dulu lah, nanti jika ada kesempatan lagi saya akan tambah umur saya lebih 1000 tahun lagi. Saya bahkan juga bisa berpindah lokasi secara cepat layaknya jagoan pada film The Jumper. Anda benar. Saya juga dapat memainkan waktu sesuka saya untuk dapat menjadi peran yang berbeda di belahan dunia apapun yang saya mau.

Baru saja saya ikut mengantar kedatangan Ayatollah Khomeini dari pengasingannya di Paris kembali ke negerinya Iran. Saya juga turut menyaksikan revolusi Iran tahun 1979 bersamaan juga diusirnya Reza Pahlevi di kerajaan Iran. Ayatollah Khomeini yang saat itu ikut andil besar dalam revolusi Iran adalah figure yang membebaskan orde hedonisme pemerintahan Pahlevi yang didukung oleh Amerika. Begitu jelas juga saya menyaksikan Iran berubah menjadi satu-satunya Negara arab yang menjadi Republik Islam dari sebelumnya yang menganut sistem monarki. Saya juga berada di samping Mahmod Ahmadinejad ketika ia menjadi seorang wali kota Teheran yang tiap jam 9 malam selalu berpatroli sendiri melihat apakah kotanya sudah aman. begitu pun tahun 2005 ketika ia menjadi kandidat tak terduga calon presiden Iran mengalahkan Rafsanjani kala itu. Baca entri selengkapnya »

The World is Flat (versi renungan)

Ketika akhirnya resmi bergabung dalam tim pengembang website universitas Ma Chung, mata saya dibukakan akan satu hal yang tak pernah terpikirkan selama ini. ternyata informasi dan komunikasi sekarang ini telah berada pada tataran paling menentukan dalam kehidupan manusia. Terlepas dari apapun struktur negaranya, kompetensi itu tidak boleh tidak harus dimiliki jika ingin tetap eksis di dunia ini :)

Kenapa saya akhir-akhir ini jadi getol dengan apa yang namanya image branding di dunia maya padahal saya bukan orang teknologi, saya hanya manusia fana yang lugu di jalan para dedikator :) serta mulai sedikit-sedikit mempelajari web 2.0 tidak lain karena beberapa jargon di dunia IT seolah telah memcumbu jiwa ekonomi manajemen saya. Jadi saya mengimani bahwa benar bahwa era dunia datar telah tiba. Sense of branding & marketing ini berpadu dengan daya pikat web 2.0 membuat seolah bagai sepasang kekasih yang mendapatkan restu untuk segera melangsungkan sebuah ikatan suci. Begitulah analogi yang saat ini kurasakan.

Baca entri selengkapnya »

Kiat Menjadi Mahasiswa Lugu yang Sukses

studentSaya terkadang cukup heran dengan apa yang dilakukan oleh teman-teman sejawat di kampus. Mereka uitu bisa mikir apa ndak ya. Dikatakan pinter karena IPK nya diatas 3 tapi kok kelakuanya kaya anak bayi. Bagaimana tidak. Hidup yang mereka lalui seakan banyak yang disia-siakan.dikatakan bodoh rasanya kok gak manusiawi. Nayatanya kalau dalam urusan silat lidah, pasti ada aja alas an yang bisa dijadikan tameng mereka menagpa melakukan itu semuanya. Saya cuma berpikir apakah mereka gak merasa rugi hanya melakukan aktivitas itu-itu aja, tanpa variasi, datang lalu pulang, belajar buku kuliah dapat nilai A. hadir rapat BEM yang bahasannya pun gak pasti selesai dalam waktu itu aja. Saya melihatnya kok itu bukan kategori para dedikator yang berjalan di rel dedikasi ala republik dedikasi(halah :)

Baca entri selengkapnya »

Cara taktis dengan Web 2.0

small_obama_imageSepotong kepala nyengir. Wajahnya nongol di berbagai televisi. Dia mendongak, melempar senyum kemenangan. Senyumannya adalah sejarah baru Amerika Serikat. Ya, Barack Obama, kandidat dari Partai Demokrat. Pertanyaannya,  mengapa si anak Menteng itu menang? Bukankah dalam sejarah Amerika selama ini kursi presiden selalu dimenangi oleh politikus yang kenyang asam-garam, bukan politikus kencur seperti Obama. Ada yan bilang bahwa dia menang karena duit kampanyenya bombastis, hamper tiga kali lipat kampanye McCain. Ada yang bilanglagi karena Obama adalah orang yang pintar dapat merangkul anak muda dari generasi X dan Y yang notabenenya dalam pemilu AS belakangan terakhir kenanyakan merupakan kominitas golput. Namun justru karena ini mungkin dia menang. Dia tahu pasti membuat persobal branding yang sangat taktis.

Baca entri selengkapnya »

Selamat jalan Meutia, selamat jalan kekasih khayalanku!

meutia2Aku menangisi kepergianmu. Pasalnya akan jarang lagi kusaksikan wajah ayumu di balik kaca. Lantas siapakah yang akan menemaniku minum segelas kopi tanpa gula (SAY NO TO SUGAR mode on) setiap petang jam 6 sore. Wah selasa malamku laksana berada di kuburan tak mendengar polahmu menyerang orang lain.

Itulah sepenggal kisah yang kurasakan saat ini. Iya, benar. Aku sedang kehilangan sosok yang berharga bagiku. Sosok wanita idaman. Sosok kekasih khayalan bagi Boogie Wonderland (versi lamaku). Sosok dedikator bagi Banyu Biru (versi baruku). Sosok pendamping dikala sore dan malam hariku.  

Eits…tapi tunggu dulu. Ini bukan masalah cinta-cintaan. Bukan pula masalah pacar-pacaran. Cinta bagiku masih terlalu jauh untuk dibahas dalam sebuah blog dedikasi ini. Pacar pun antah berantah ada di benakku. Mereka semuanya hanyalah penghambat dedikasi ini. Maka, wahai para dedikatorku, jangan kau kejar cintamu, tapi biarlah cinta yang mengejar dirimu. Seruan ini adalah sebuah seruan lugu dari sang mahasiswa yang hanya mengenal tulisan sebagai media penebar kemaslahatan (halah)

Baca entri selengkapnya »