Bukan Tentang Poligami atau Bahkan Berbagi Suami

Jika ditanya bagaimana rasanya berbagi suami tentunya saya tidak bisa merasakannya. Masa jeruk makan jeruk. Makanya poligami sangat digemari oleh para lelaki. namun bagaimanaberbagisuami membuat sistem poligami secara cantik itulah yang patut diperjuangkan :) . Asal jangan sampai menjadi tren saja. Bagi anda para wanita, saya akan memperkenalkan ELS yang merupakan teman baru dari KM yang dalam postingan lalu telah saya kenalkan. Nah mungkin bisa menjadi alternatif anda sebelum memutuskan untuk mau di madu oleh lelaki.

Kalaupun hasilnya berbeda selepas anda membaca ini, ya apa boleh buat kesalahan bukan pada penulis. Aktivitas berbagi sesuatu memang mengasyikkan dan menyenangkan. Karena itu tahan nafsu anda untuk berbagi seuasai membaca tulisan ini dan marilah bergegas mempraktikkannya !

Dalam beberapa postingan saya yang lampau saya pernah memperkenalkan KM dengan personifikasi wajah tampan. Namun KM tidak hanya menawarkan pesona itu. Ia dapat membantu anda juga dalam mencarikan apa yang anda inginkan. Nah sekarang muncul teman baru dari KM, namanya ELS. Siapakah dia?

Baca entri selengkapnya »

Cara taktis dengan Web 2.0

small_obama_imageSepotong kepala nyengir. Wajahnya nongol di berbagai televisi. Dia mendongak, melempar senyum kemenangan. Senyumannya adalah sejarah baru Amerika Serikat. Ya, Barack Obama, kandidat dari Partai Demokrat. Pertanyaannya,  mengapa si anak Menteng itu menang? Bukankah dalam sejarah Amerika selama ini kursi presiden selalu dimenangi oleh politikus yang kenyang asam-garam, bukan politikus kencur seperti Obama. Ada yan bilang bahwa dia menang karena duit kampanyenya bombastis, hamper tiga kali lipat kampanye McCain. Ada yang bilanglagi karena Obama adalah orang yang pintar dapat merangkul anak muda dari generasi X dan Y yang notabenenya dalam pemilu AS belakangan terakhir kenanyakan merupakan kominitas golput. Namun justru karena ini mungkin dia menang. Dia tahu pasti membuat persobal branding yang sangat taktis.

Baca entri selengkapnya »

Selamat jalan Meutia, selamat jalan kekasih khayalanku!

meutia2Aku menangisi kepergianmu. Pasalnya akan jarang lagi kusaksikan wajah ayumu di balik kaca. Lantas siapakah yang akan menemaniku minum segelas kopi tanpa gula (SAY NO TO SUGAR mode on) setiap petang jam 6 sore. Wah selasa malamku laksana berada di kuburan tak mendengar polahmu menyerang orang lain.

Itulah sepenggal kisah yang kurasakan saat ini. Iya, benar. Aku sedang kehilangan sosok yang berharga bagiku. Sosok wanita idaman. Sosok kekasih khayalan bagi Boogie Wonderland (versi lamaku). Sosok dedikator bagi Banyu Biru (versi baruku). Sosok pendamping dikala sore dan malam hariku.  

Eits…tapi tunggu dulu. Ini bukan masalah cinta-cintaan. Bukan pula masalah pacar-pacaran. Cinta bagiku masih terlalu jauh untuk dibahas dalam sebuah blog dedikasi ini. Pacar pun antah berantah ada di benakku. Mereka semuanya hanyalah penghambat dedikasi ini. Maka, wahai para dedikatorku, jangan kau kejar cintamu, tapi biarlah cinta yang mengejar dirimu. Seruan ini adalah sebuah seruan lugu dari sang mahasiswa yang hanya mengenal tulisan sebagai media penebar kemaslahatan (halah)

Baca entri selengkapnya »

Membuka Keterbukaan (Universitas) dengan Regalitas Web

Perubahan era di dunia sekarang telah beralih dari era industri menuju era informasi. Itulah yang menjadi topik saya dalam pengantar sebuah esai untuk salah satu portfolio untuk web development universitas. Judul aslinya sih adalah “Regalitas Media Online dalam Keterbukaan Perguruan Tinggi”. Namun terkesan ilmiah maka judulnya saya sesuaikan bagi para dedikator sekalian.

Membuat sebuah portfolio web development sendiri bukanlah tujuan utama, namun memaparkan apa yang seharusnya yang dilakukan oleh subjek yang saya tulis di sini adalah hal utama yang saya tendang. Jika harus dikatakan bahwa dunia ini memang memasuki era informasi, maka tidak bisa tidak, tebar kemaslahatan lewat jejaring ini sangat penting. Sebagai mahasiswa lugu, saya pun sebenarnya sedikit sekali mempunyai kapasitas dalam tebar-tebaran itu. Namun untuk mengawalinya, maka inilah bentuk yang hanya bisa saya lakukan untuk memperbesar kapasitas tebar-tebaran itu. Mungkin juga sudah saatnya jurnalisme online harus go public sehingga bukan hanya sekedar tiras yang didapat tapi traffic tinggi yang tentunya punya nilai kemaslahatan.

Nah sekarang langsung pada materi. Perubahan telah membawa suasana baru pada bentuk media massa. Hal ini juga didukung oleh lahirnya teknologi baru yang berbentuk jaringan jagat raya internet. Dari internet inilah lahir alternatif media baru yaitu media online. Baca entri selengkapnya »

Announcement: Pre-launching of new face this blog

Halaman blog Boogie Wonderland saat ini masih dalam tahap Pre- Launching konsep baru. Semua tema yang sedang anda saksikan saat ini juga masih berupa pengenalan konsep. Nama Banyu Biru yang sudah dipastikan akan menggantikan nama Boogie Wonderland, sengaja telah dipasang sebelum soft launching yang sesungguhnya sebagai upaya sosialisasi nama baru saya maupun blog ini. Jika anda ingin berpartisipasi dalam soft launching Banyu Biru, maka anda dapat menghubungi saya agar dapat menjadi salah satu dedikator Banyu Biru ” Perspective journalism in lilving”. Bagi para dedikator yang telah bergabung akan berkesempatan turut andil dalam perencanaan konsep baru Boogie Wonderland.

Tetap dalam dediaksi.

Ekak K. Hardianto

COMING SOON: “The New Face of Boogie Wonderland”

 

 
 
 NANTIKAN SOFT LAUNCHING  

 

BANYU BIRU BLOG

 

Setelah sempat vakum selama sebulan dalam dunia maya, maka sebentar lagi Boogie Wonderland akan segera hadir kembali dengan warna dan konsep baru. Nama pun akan berubah menjadi lebih membumi. Bagi para kawan khayalan maupun nyata, nantikan perubahan ini. Semoga wacana yang ada dalam postingan blog ini dapat bermanfaat serta menginspirasi untuk selalu bergerak menjadi mahasiswa 2.0 

 

“Perspective journalism in living”

 COMING SOON

 

 

Dengan mengusung tema kebangsaan, mengingat sekarang perjalanan saya telah ditemani oleh para Laskar dedikasi dalam “KIB”(mau tahu singkatannya-tunggu Soft launchingnya!), maka blog ini akan mengarahkan niche kejurnalistikan dalam celotehnya.

Salam dedikasi,

Ekak K. Hardianto

Warum Ekak Kristian?

Wah udah lama saya tidak update pada blog ini. Setelah menemukan kesibukan baru dan partner baru, hasilnya blog ini jadi gak keurus. Namun bukan berarti petualangan Boogie Wonderland sebagai teman khayalan intelektual akan berhenti di sini.

Akhirnya banyak juga kawan2 yang pada buat blog. Gak salah ilmu personal brandingku. Walaupnn blog mereka akhirnya jauh lebih bagus dariku. Toh bukan bagus atau jelek yang saya dikotomikan di sini. Jadi teringat pada pesan kemaslahatan dari sahabat baik melaui PEARLY WORDnya Mutiara Aisyah, “orang biasa dengan komitmen akan mendapatkan hasil yang luar biasa”. Dipertegas lagi dengan kalimat yg paling saya sukai dari bang Atho, “Lebih baik menjadi yang terbaik dari pada jadi yang pertama”. Intinya adalah warum Ekak? Itu bahasa Jerman. Bahasa Indonesianya “mengapa Ekak?”. Toh blog ini buktinya tetapa ada yg mengunjungi. Bukankah kekuatan blog sesungguhnya terletak pada konten dan archieve. Jadi saya memutuskan untuk tidak membuat blog baru di account yang lain-seperti tren kawan2 yg lain. Asalkan kita fokus pasti suatu saat apa yg menjadi cita-cita akan terwujud.

Harapannya dalam minggu2 ke depan blog ini mulai aktif lagi mendapat postingan khas Boogie Wonderland. Namun karena suatu hal yang melalui proses pertimbangan cukup panjang, maka sebagai wujud pengisian kembali energi blog ini, saya memutuskan untuk mengganti nama. Nama apa yang akan berganti? Nama blog atau nama fisik. Jawabnya adalah nama keduanya. Semoga dengan perubahan ke depan kan membawa warna baru yang semakin menunjukkan eksistensi dari blog ini. Sekali lagi terimakasih para kabinetku, Kabinet Indonesia Berdedikasi.

Wahai Dosen, Berbicaralah dengan Bahasa Manusia!(versi Ekak)

Memiliki kegemaran baru ngeblog ternyata banyak hal yang dapat saya dapatkan. Mulai dari menjajal sebagai blog surfer sampai harus pelototin komputer seharian. Sebetulnya ada banayk unek-unek yang kalau bisa setiap muncul saya tulis di blog ini. Apa daya energi tak mendukung harus mobile 24 jam nonstop. Namun setidaknya sekarang, saya jadi punya profesi baru sebagai perekam sejarah(halah!). Bagaimana tidak? Kalau tiap jam, menit, detik, saya tak bisa lepas dari gaman kesayangan yaitu notes coklat klasik. Rasanya sungguh disayangkan jika saya melewatkan apa yang terlintas di otak ini tanapa ada yang merekam. Menyadari kemapuan otak saya untuk mengingat sanagt minim. Namun karena ide adalah anugrah dari Tuhan, maka rasanya saya berkewajiban untuk mengabadikannya. Harapannya kelak, andai telah tutup usia namun konsep-konsep tersebut belum terealisasikan, akan ada orang yang menemukan prasasti dokumentasi sejarah saya dan melakukan pembabatan konsep tadi.(halah lagi!)

Sekarang kembali ke topik utama. Waktu membaca majalah Intisari pada bagian Mutiara Kata, saya tertarik dengan kalimat yang berbunyi bahwa lebih tiga perempat hidup manusia digunakan untuk meniru orang lain. Kalimat tersebut langsung menohok hati. Namun setelah melakukan seminar dalam hati dengan berbagai bentuk negoisasi pikiran, akhirnya saya menyimpulkan bahwa pendapat itu mungkin benar. Namun kenapa juga saya harus terjebak dalam dikotomi tersebut. Memang benar jangan pernah anggap enteng diri sendiri. Jadi, tak perlu meniru atau bergantung kepada orang lain.

Baca entri selengkapnya »

Say No To Sugar

Beberapa waktu berkutat pada dunia gizi dan farmakologi, walhasilnya jadi ketagihan buat mendalaminya. Tidak bisa dipungikiri lagi gaya hidup sehat sudah menjadi kebutuhan. Melihat banyak buku kesehatan yang memaparkan berbagai perbedaan pola makan antara Barat dan Timur membuat pikiran saya menyetuhui bahwa say no to sugar adalah salah satu kampanye yang tepat buat membangun personal brandingku. Mulai dari pesan kemaslahatan di QOTD(untuk kalangan sendiri), sudah 3 hari saya menyuarakan kampanye ini. Hitung-hitung selain berbagi pesan kemaslahatan yang seharusnya disampaikan, juga sebagai sarana brand image dari salah satu tagline Boogie Wonderland. Hasilnya, tunggu dan gali lebih jauh update artikel ke depan tentang pesan-pesan tersebut

Baca entri selengkapnya »

Destructive

 If I could smoke a cigarette right now I would
rip out of my skin commit the sins oh I could
if I could break a heart and throw it all away for just one night
my conscience wouldn’t care if I just went ahead and wrecked my life

I want to be destructive
trash everything in site
beat the Devil at his game
abuse myself all night
I want to bitch the world out
one loud aching scream
don’t want anybody wanting anything from me

I’m sick of being perfect with your perfect little smile
pick a fight with danger be a stranger to myself for a while
I want to come unraveled and have it out with my soul
I’m tired of all the voices telling me which way to go
I wish you’d silence your opinion
that’s the last thing that I want to know

I’ll fell better when I’m sane
but now I want to feel no pain
I’m really sick of thinking
I just want to be destructive